Artikel

6/recent/ticker-posts

Pendidikan Non Akademik Bagi Mahasiswa, Pentingkah?

 


Pendidikan merupakan jalan yang harus ditempuh oleh setiap orang demi masa depan cemerlang, seorang anak yang terlahir memiliki hak, salah satunya adalah pendidikan. Pendidikan merupakan suatu predikat yang berisikan pembelajaran, pengetahuan, keterampilan, melalui pengajaran atau pelatihan baik secara kelompok maupun otodidak.

Pendidikan pada umumnya terbagi menjadi dua bagian yakni pendidikan akademik atau sering disebut dengan pendidikan formal dan pendidikan non formal atau pendidikan non akademik. Pendidikan formal biasanya dapat diperoleh dibangku sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Mengengah Atas (SMA), sampai perguruan tinggi. Sedangkan pendidikan non akademik merupakan pendidikan yang dapat diperoleh dari sebuah kegiatan pelatihan yang dilakukan diluar dari pendidikan formal dengan tujuan untuk mengembangkan bakat seseorang dibidang sosial, seni, maupun olahraga.

Namun, pentingkah melakukan pendidikan non formal bagi mahasiswa? Jawabannya adalah “sangat penting”. Selain mengenyam pendidikan akademik di dalam perkulihan, seorang mahasiswa juga dapat melakukan kegiatan yang dapat mengasah bahkan memperoleh prestasi non akademik dengan cara mengikuti kegiatan ekstrakulikuler atau organisasi dengan tujuan untuk menambah wawasan baik dibidang yang sesuai dengan pendidikan akademik, menambah relasi, bahkan menambah skill yang akan bermanfaat ketika diluar perkuliahan. Berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan pendidikan non akademik bagi mahasiswa :

Memperoleh Prestasi Non Akademik

Seorang mahasiswa tidak hanya bisa memperoleh prestasi dibidang akademik, tetapi juga dapat memperoleh prestasi non akademik, setiap universitas pasti memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ditujukan untuk dapat mengasah kemampuan mahasiswa diluar perkuliahan, seperti UKM Debat, UKM Tari, UKM Futsal, UKM Jurnalistik dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat ditekuni dan dapat memperoleh banyak manfaat salah satunya adalah prestasi.

Menambah Relasi

Dengan aktif mengikuti kegiatan mahasiswa diluar perkulihan, tidak menutup kemungkinan seseorang dapat menjalin relasi dengan sesama mahasiswa namun tidak berasal dari jurusan, fakultas, maupun universitas yang sama. Dengan berkembangan jejaring pertemanan yang luas, peluang dan kesempatan yang baik bisa saja didapat dengan relasi yang ada.

Multitasking

Dengan mengikuti pendidikan atau kegiatan non formal diluar dari perkuliahan, seseorang dituntut agar dapat mengatur waktu dengan baik diantara semua aktivitas yang harus dilakukan. Selain itu seseorang juga dilatih untuk multitasking atau dengan kata lain seseorang harus dapat menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus, hal ini dapat menambah produktivitas seseorang.

Melatih Softskill

Pendidikan non formal biasanya lebih dapat berpengaruh kepada kemampuan softskill seseorang, seperti melatih percaya diri, melatih sikap kepemimpinan, dan melatih berfikir kritis. Hal tersebut dapat diperoleh dengan mengikuti pendidikan non formal.

Lulusan mahasiswa saat ini dituntut untuk dapat bisa menyesuaikan kemampuan yang dimiliki dengan era baru, saat ini dunia sedang menghadapi era 5.0 dimana seseorang tidak hanya harus dapat memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pendidikan non formal.

Post a Comment

0 Comments