Artikel

6/recent/ticker-posts

Model Pembelajaran Yang Tepat Dengan Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka merupakan hal yang tidak asing lagi di dunia pendidikan, Kurikulum yang di rancang oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang digagas oleh Nadiem Makarim merupakan ide yang muncul pasca Kurikulum Darurat sebagai solusi ketika pandemi covid-19.

Sebagai salah satu upaya pemulihan pembelajaran pasca covid dan mendukung visi pendidikan indonseia agar terus berjalan maka diterapkan Kurikulum Merdeka yang sebelumnya disebut dengan Kurikulum Prototipe yang lebih fleksibel sekaligus berfokus pada pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik.

Dengan berubahanya kurikulum sebagai dasar penyelenggaraan pendidikan maka sistem hingga model pembelajaran juga dapat disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan. Kurikulum merdeka memberi kebebasan kepada siswa untuk berinovasi serta belajar mandiri dan kreatif untuk itu guru-guru dituntut untuk bias mengembangkan model pembelajaran yang inovatif, interaktif dan efektif bagi siswa. Dalam perkembangannya ada beberapa model pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan kurikulum merdeka yang mengusul kegiatan pembelajaran yang lebih fleksibel, adapaun model pembelajarannya sebagai berikut :

Model Pembelajaran Project Based Learning

Salah satu model pembelajaran yang tepat digunakan dalam kurikulum merdeka adalah model pembelajaran Project Based Learning. Model pembelajaran ini dapat di artikan sebagai model pembelajaran yang berpusat pada seserta didik dan berangkat dari satu latar belakang masalah untuk mengerjakan suatu project yang membuat siswa harus melakukan investigasi dan pemecahan masalah sehingga diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat membentu sikap, pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tujuan pendidikan kurikulum merdeka. Dengan model pembelajaran ini peserta didik depat belajar dimanapun dan kapanpun, tidak terikat waktu dan tempat.

Model Pembelajaran Blended Learning

Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran yang memadukan antara pembelajaran tradisional atau tatap muka dengan pembelajaran online dengan menggunakan berbagai media virtual. Kegiatan peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran ini dapat berbentuk forum diskusi serta pembahasan tugas.

Dalam penggunaan model Blended Learning guru dapat menggunakan LMS (Learning Management System) seperti Google Classroom, Moodle, dan lain sebagainya.

Model Pembelajaran Flipped Classroom

Model pembelajaran ini merupakan bentuk pembelajaran dari model blanded learning yang mengkombinasikan antara pembelajaran sinkron (synchronous) dengan pembelajaran mandiri yang askinkron (asynchronous). Pembelajaran sinkron biasanya terjadi secara real time di kelas. Sedangkan, pembelajaran asinkron adalah pembelajaran yang sifatnya lebih mandiri.

Model pembelajaran ini tepat digunakan dalam kurikulum merdeka, dimana peserta didik dituntut agar dapat belajar secara mandiri. Biasanya dalam model pembelajaran ini ada beberapa tahapan kegiatan seperti pre-class, in-class, dan out of class.

Tiga model pembelajaran diatas dapat digunakan dalam kurikulum merdeka, namun model pembelajaran juga dapat disesuaikan kembali pada guru dan situasi penunjang proses pembelajaran pada peserta didik.

Post a Comment

0 Comments